Tumblelog by Soup.io
Newer posts are loading.
You are at the newest post.
Click here to check if anything new just came in.
taswanitamurah13636
Sekalipun ada sebagian ciri yang membedakan, makna rumah gadang bagi orang Minang sama: ’rumah bagi perempuan’. Bahkan, ketika banyak generasi muda Minang yang membangun rumah modern, ”sifat rumah gadang” tidak ditinggalkan.

Farianti (45), guru SD yang mewarisi rumah gadang dari ibunya, Halimah (76), di Nagari Tarantang, Kabupaten Limapuluh Kota, misalnya, mendirikan rumah modern di samping rumah gadang. Pintu masuk rumah gadang di anjungan kanan dihubungkan dengan ruang tamu rumah modernnya.
toko tas
Namun, rumah modern itu tetap akan diwariskan kepada anak perempuan. Adat yang dikandung seperti halnya di dalam rumah gadang masih dipakai. ”Rumah ini milik anak perempuan. Anak lelaki pulang ke rumah istrinya,” kata Farianti.

Bukti kekukuhan adat

Eko Alvares Z, pengajar arsitektur pada Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta, Padang, melihat hal ini sebagai bukti kekukuhan adat matrilineal Minang. ”Ada pepatah berbunyi, ’adat dipakai baru, baju dipakai usang’, yang menunjukkan bekerjanya hal ini. Adat terus dipakai dan diperbarui. Orang Minang sesungguhnya adaptif karena bisa menerima perubahan, tetapi di sisi lain tidak meninggalkan ciri khasnya yang mendasar,” ungkapnya.

Don't be the product, buy the product!

Schweinderl